oleh

Warga Tegal Nangklak Desa Bunder, Minta Rumahnya Yang Retak Di Atas Terowongan Kereta Cepat Segera Di Bayar

Rumah Warga Desa Bunder Retak

TARGET NEWS 86 – PURWAKARTA,-

Beberapa rumah retak-retak diatas Terowongan Kereta Cepat yang saat ini pengerjaan Terowongannya masih berlangsung, diduga keras dampaknya tidak nyaman bagi warga Kampung Tegal Nangklak, Desa Bunder, Kecamatan Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat. Warga minta rumahnya di bayar pihak terkait. Hal tersebut di benarkan warga diantaranya Karna Sumarna (52) kepada media ini melalui telepon selulernya, Minggu (23/2/2020)

” Para warga sangat berharap yang terkait bertanggungjawab maksimal dan tidak merugikan baik saat ini atau setelah selesai Proyek. Berharap kebijakan yang seadil-adilnya, baik untuk warga dan baik juga untuk proyek pembangunan program Pemerintah tersebut, ” ucap Sumarna.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap warga yang sedang kesulitan karena permasalahan tersebut, Rabu (12/2/2020) di Aula Desa Bunder, Pejabat Pemerintahan Desa Bunder E. Asikin mempasilitasi warganya untuk bermusyawarah dengan berbagai pihak terkait diantaranya perwakilan dari pihak KCIC, Sinohydro sebagai pihak ketiga (Kontraktor), PSBI dan lainnya bersama para warga yang rumahnya kena dampak disaksikan Petugas Pembina dari TNI (Babinsa) dan Petugas Pembina dari Polri (Babinkamtibmas) setempat.

” Namun hasilnya belum memuaskan warga yang baru mendapatkan konpensasi sementara untuk mengontrak rumah. Warga takut jika hanya diberi konpensasi kontrak rumah dan perbaikan rumahnya. Jika terjadi lagi keretakan setelah selesai proyek pembuatan Terowongan itu siapa yang mau bertanggungjawab,” Tegas Sumarna.

Hal lain yang disampaikan pihak dari yang diharapkan warga masih perlunya koordinasi intern mereka dan pihak BPN juga kepastian hukum sesuai aturan, mengingat pentingnya alur yang harus ditempuh semestinya.

Harapan adanya solusi terucap dari pejabat Pemdes Bunder E. Asikin, ” Kita tunggu perkembangan hasil dari upaya mereka yang terkait, harap indah pada waktunya, tidak ada dusta antara kita,”Ungkap E. Asikin yang berjuang keras untuk hak warga dan tetap mendukung program Pemerintah.

Laela

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed