oleh

Tak Terima Dihalangi Saat Peliputan, Pemred Bharatanews Dampingi Wartawan Lakukan Pelaporan

TN86.com, Kota Bogor

Nuzul salah satu awak Media Bharatanews.id mengaku mengalami tindakan penghadangan serta dihalangi pada saat melakukan peliputan di tempat agen BNI 46 di wilayah Bogor Barat, Kota Bogor, pada Jum’at pagi ( 26/06/2020) sekitar pukul 10:15 wib.

“Saat itu saya sedang melakukan peliputan dalam rangka penyaluran program BPNT kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Jalan Medika IV Kelurahan Menteng, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor. Tiba- tiba saya dihalang-halangi dan diusir secara paksa dengan mendorong badan oleh salah satu oknum tersebut. Bahkan diancam akan dilaporkan ke-Polsek terdekat karena dirinya (oknum) merasa privasinya terpublis serta masuk pekarangan rumah tanpa ijin disaat berlangsungnya penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai kepada KPM,” tutur Nuzul kepada sejumlah wartawan, Sabtu (27/6/20) usasai melakukan pelaporan di Polresta Kota Bogor.

Sebelunya Oknum tersebut, kata Nuzul, menanyakan tujuan dirinya. “Saya tau bapak wartawan, maunya apa hah?? tujuannya apa mengawasi atau membantu?. Asal bapak tau disini tidak ada pelanggaran dan tidak ada yang diberikan konpensasi, saya tuan rumah, pemilik rumah!!. Saya keberatan dengan foto-foto, silahkan keluar!!,” kata Nuzul menirukan Oknum tersebut.

Tak sampai disitu, lajut Nuzul, Sebelumnya tindakan arogan pria yang saat itu menggenakan baju abu gelap berlengan pendek dan celana jeans hitam ini terus berlanjut. Dirinya tak hanya mengusir wartawan media portal ini juga mendorong dengan tangannya ke wartawan tersebut hingga keluar dari lokasi penyaluran program BPNT atau BSP itu,” aku Nuzul.

Menanggapi hal tersebut, Pemimpin Redaksi Media Bharatanews Ryan Poerpratama dengan tegas sangat menyayangkan yang telah dialami oleh Nuzul Kurniayanto.

Menurutnya, kedua oknum yang melakukan pengusiran, penghalangan dan intimidasi kepada seorang Jurnalis ketika melakukan tugas Jurnalistik sangat tidak memahami apa tupoksi dari Jurnalis (Wartawan) yang tertuang dalam UU Pers No. 40 thn 1999. Dan itu ada sanksi tegas hukumnya.

“Saya akan terus mendampingi Jurnalis kami umelakukan pelaporan kepada pihak berwajib dalam hal ini Satuan Reskrim Polresta Bogor Kota untuk menyikapi hal tersebut. Karena hal ini sudah sangat merugikan baik dari sisi Profesi jurnalis maupun Perusahaan,” tegas Ryan Poerpratama (27/6/20).

Ia mengharapkan Jajaran Satuan Reserse Kriminal Polresta Bogot Kota bisa menyelesaikan seuiai dengan aturan perundangan-undangan yang berlaku. “Hukum harus ditegakkan karena Hukum adalah Panglima tertingi di Republik Indonesia ini,” harap Ryan.

Pemred Media Bharatanews itu juga sangat menyayangkan akan perlakuan yang diterima oleh jurnalisnya dan meminta Institusi yang dinaungi Oknum tersebut memberikan sanksi agar hal serupa tidak terulang lagi dikemudian hari.

“Sejatinya kalau kedua oknum tersebut memahami hukum maka tidak akan ada tindakan pelarangan, pengusiran kepada Jurnalis ditengah kegiatan jurnalistik. Sungguh ironis, profesi wartawan sangat mulia dan menjadi garda terdepan untuk membangun bangsa serta negara indonesia, malah dilecehkan dengan perbuatan tercela itu, harus diberi sangsi agar tidak melakukan hal yang sama,” paparnya.

Terpisah, Ketua Dewan Perwakilan Cabang (DPC) Bogor Raya dari Aliansi Media Massa Nasional Indonesia (AMMNI) Deni Rachman saat dikonfirmasi prihal adanya intimidasi terhadap wartawan, langsung angkat bicara dan sangat mengecam keras terhadap setiap orang yang sudah melakukan tindakan menghambat atau menghalang-halangi, bahkan tindakan kekerasan kepada wartawan saat sedang menjalankan peliputan.

“Saya sangat mengecam keras terhadap orang yang telah berbuat menghambat, menghalangi bahkan sampai melakukan tindakan kekerasan terhadap wartawan saat melaksanakan tugasnya dilapangan. Maka dalam hal ini pihak yang berwajib Kepolisian Polresta Bogor Kota harus segera menangkap pelaku yang sudah melakukan Perbuatan Melawan Hukum (PMH) tersebut,” kata Deni.

Sumber : Bidik Nusantara

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed