oleh

Ridwan Kamil, ” Karawang Akan Jadi Prioritas Pembangunan Pemprov Jabar maupun Pusat “

Targetnews86.com, Karawang

Sepertinya akan banyak program yang akan di daratkan untuk Kabupaten Karawang tahun ini baik itu yang berasal dari Pemerintah Pusat beserta penopangnya ataupun dari Pemerintah Propinsi Jawa Barat, hal ini merujuk dari sambutan yang dikatakan oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, saat berkunjung ke Masjid Agung Syeikh Quro Karawang, Minggu tadi pagi (16/6/19) di Masjid Agung Syeikh Quro Karawang.

Saat mengomentari Program Kereta Api Cepar, bahwa dirinya mengatakan sudah menitipkan kepada pelaksana pembangunan, agar mempekerjakan para pekerja lokal, baik untuk pos – pos penting ataupun untuk para pekerja kasar. Hal tersebut Ia katakan supaya tidak ada tanggapan – tanggapan miring, yang mengatakan bahwa Project Kereta Api Cepat mempekerjakan tenaga asing.

Ridwan Kamil selaku orang nomer satu di Propinsi Jawa Barat mengajak kepada segenap masyarakat Karawang agar selalu berfikir positive agar hasilnyapun selalu positive, karena menurutnya di Karawang ini akan ada lonjakan ekonomi yang sangat signifikan dikarenakan untuk tahun – tahun awal kepemerintahannya ini lebih difokuskan di Kabupaten yang dijuluki oleh ‘Kota Pangkal Perjuangan.’

“Mari Optimis untuk 5 tahun kedepan perekonomian Karawang akan ada lompatan, jadi masyarakat harus siap – siap menerima perubahan yang signifikan yang nantinya berdampak kepada seluruh aspek sumber daya manusianya,” Kata Ridwan Kamil dalam sambutannya.

Khusus untuk program – program Masjid Agung Syeikh Quro Karawang, Ridwan Kamil mengaku bahwa sudah menyiapkan semuanya, “Setelah pembangunan perluasan, nantinya akan berlanjut kepada penataan Alun – alun Karawang.” Ungkap RK.

Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Agung Syeikh Quro Karawang, yang saat itu diwakili oleh Drs,.H,.Acep Jamhuri,.M.Si selaku Ketua, berharap agar Masjid Agung Syeikh Quro Karawang bisa kembali pada fungsinya dahulu, selain tempat ibadah masjid ini juga berfungsi sebagai madrasah, yang kala itu menjadi madrasah pertama yang dibangun oleh peradaban Islam di Pulau Jawa. ( Pik )

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed