oleh

PT.TMS Kerjakan Jaling Asal Jadi, Pengawas Dan Konsultan Di Duga Lakukan Pembiaran

Targetnews86.com – Kabupaten Bekasi ,-

Proyek peningkatan jalan lingkungan gang Sutarto yang berlokasi di kampung Cikarang Jati RT.01/03 Desa Sukajaya, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, di duga saat pelaksanaan tidak sesuai dengan Bestek dan terkesan asal jadi.

Hal itu disampaikan oleh Ray.R.A selaku Ketua DPD LSM Garda Patriot Bersatu Kab.Bekasi, saat melakukan investigasi dan kroscek langsung kelapangan pada hari sabtu (7/9/2019) sore hingga malam hari,Kegiatan proyek peningkatan jaling yang bersumber dari dana APBD tahun 2019 tersebut, dengan pagu anggaran sebesar Rp.196,917.000,- dari Dinas Perumahan Rakyat Kawansan Permukiman Dan Pertanahan (DISPERKIMTAN-red) yang dilaksanakan oleh PT.Tiga Mitra Syadero dinilai asal jadi serta diduga tidak mengacu kepada RAB dan juga Bestek yang tertera di dalam kontrak kerja (SPK), tutur Ray kepada Targetnews86.com.

Terlihat saat pelaksanaan,sambung dia, untuk ketebalannya saja dinilai masih kurang dan pada saat diukur juga hanya sampai 10 cm dan masih jauh dibawah normatif yaitu 15 cm, terlihat juga papan bagisting agak sedikit dipendam, bahkan untuk lantai dasarnya juga terlihat tidak mengunakan pelastik, bebernya.

Proyek jaling yang diduga dikerjakan asal jadi

Sementara, masih menurutnya, saat pelaksanaan berlangsung hingga malam hari konsultan dan juga pengawas yang datang untuk mengawasi kegiatan tersebut di duga tidak memberikan arahan ataupun teguran secara tegas kepada pelaksana terkait tidak adanya pelastik dan kurangnya volume serta ketebalan yang seharus mencapai 15 cm, namun hal seperti itu terkesan dibiarkan oleh konsultan ataupun pengawas, dan pembiaran seperti ini seharusnya tidak boleh terjadi karena itu merupakan tugas pungsinya seorang pengawas dan juga konsultan ketika kegiatan sedang berlangsung dan ditemukan ketidaksesuaian seharusnya mereka berani memberi intruksi serta arahan dengan tegas,bahkan sebelum pelaksanaan juga mereka sudah harus kroscek terlebih dahulu apakah sudah sesuai atau belum, tutupnya.

Terpisah, saat dikonfirmasi mengenai teknis kegiatan proyek peningkatan jaling tersebut, Obet selaku konsultan pengawas kegiatan dari PT.Muara Konsul yang beralamat di Pondok Timur
kepada Targetnews86.com menuturkan bahwa,” Tugas saya selaku konsultan sudah saya lakukan dengan baik bahkan sampai masalah koordinasi dengan pihak aparatur desa juga sudah saya arahkan supaya pelaksanaannya nanti bisa kondusif, namun saya juga sudah mengarahkan pelaksananya supaya pekerjaan ini bisa normatif dan sesuai dengan spek yang ada, ” Saya sudah berusaha mengarahkan pelaksananya namun jika ada temuan dari sosial kontrol mengenai ketebalan dan tidak dipasangnya pelastik saat pengecoran biar nanti saya buatkan berita acaranya berupa teguran secara tertulis supaya saya tidak kesalahan “, Tutupnya. (Ucha)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed