oleh

Proyek Normalisasi Kali Ciparanje Di Kerjakan Asal Jadi, Diduga Kontraktor Ada Main Dengan Pihak Dinas

 

 

 

Targetnews86.com, Kabupaten Bekasi,-

Terkait Proyek Kegiatan Normalisasi kali Ciparanje di kampung panyosogan RT 002 RW 003 Desa Hegarmanah kecamatan Cikarang timur yang bersumber dari dana Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bekasi tahun anggaran 2020 diduga di kerjakan asal jadi dan tidak sesuai dengan rancangan anggaran biaya (RAB), pasalnya kegiatan normalisasi tersebut di kerjakan secara manual atau di kerjakan oleh para tukang dan tidak menggunakan alat berat seperti escavator ( Kamis, 26/11/20 ).

Seharusnya kegiatan normalisasi kali ciparanje yang lebar tiga sampai empat meter tersebut dalam aturan rancangan anggaran biaya (RAB) yang seharusnya menggunakan alat berat escavator agar bisa sesuai ukuran spek ke dalaman dan lebarnya, namun faktanya pihak kontraktor mengerjakan hanya dengan cara manual oleh para tukang, hal itu sudah jelas menyalahi aturan sehingga menuai kecaman dari berbagai pihak.

 

Salah satunya menurut Deden Guntara selaku Ketua Ormas Gema Nusantara (Gemantara) Eksekutif Cabang Kabupaten Bekasi menuturkan, “Bahwa kegiatan proyek normalisasi kali ciparanje dari Dinas Sumber Daya Air Bina Marga dan Bina Konstruksi yang dilaksanakan oleh CV. Family Jaya Kontraktor dengan nomor : 602.1/192 35/TENDER/SPMK-PSDA-LPSE/DSDABMBK/2020 dengan harga kontrak Rp.399.999.200,00 dari sumber dana APBD Kab.Bekasi diduga tidak sesuai dengan speck dan rancangan anggaran biaya (RAB) yang sudah tertera dalam kontrak kerja.” Ujar Deden Guntara.

Masih kata Deden Guntara, “kegiatan proyek normalisasi kali ciparanje ini pengawas, konsultan dan pptk terkesan tutup mata, saya menduga ada indikasi kontraktor dan pihak dinas ada main. Seharusnya walaupun kegiatan di kerjakan secara manual atau dengan para tukang, tetapi ukuran spek kedalaman dan lebarnya harus tetap di utamakan dan jangan terkesan asal jadi. ”

Sementara Agung Jatnika selaku pptk dinas ketika di konfirmasi oleh targetnews86.com, melalui telepon dan pesan whatsapp tidak ada jawaban sampai berita ini terbit. (Cha)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed