oleh

Pembangunan Infrastruktur yang Terintegritas di Kecamatan Babelan Mulai Dikerjakan

Targetnews86.com, Kab. Bekasi

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR-red) mulai memperbaiki Jalan Raya Babelan, Kelurahan Kebalen, Kecamatan Babelan. Guna memperbaiki infrastruktur yang ada di Kecamatan Babelan, Pemkab Bekasi telah menggelontorkan anggaran sebesar Rp 17,8 miliard melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2019.

Saat dimintai keterangannya Sekretaris Dinas PUPR Kabupaten Bekasi, Iman Nugraha mengatakan, anggaran sebesar 17,8 milyard tersebut untuk membangun infrastruktur yang terintegritas di Kecamatan Babelan sesuai tema pembangunan di Kabupaten Bekasi.

”Infrastruktur di Babelan ini sudah kami prioritaskan, sebab ini kebutuhan masyarakat sebagai akses warga ketika beraktifitas,” kata dia, Selasa (30/7/2019).

Iman menuturkan, perbaikan ruas Jalan Raya Kebalen juga akan dibarengi dengan pembenahan saluran air atau drainase serta jalur pejalan kaki atau trotoar. Tujuan itu untuk memperindah infrastruktur khusus di wilayah Babelan.

”Jadi drainase dan pedesterian. Agar kendaraan nyaman dan pejalan kaki aman. Selain memperindah kami juga mengutamakan kualitasnya agar bagus dan kuat,” ucapnya.

Dijelaskan Iman, untuk jalan rusak jalan batas Kota Bekasi – Pangkalan Babelan sepanjang 2,7 kilometer dianngarkan sebesar Rp 9,9 miliar. Peningkatan struktur jalan Bojongkaratan, Bunibakti CBL sebesar Rp 7 miliar. Lalu ada penataan drainase dan trotoar sebesar Rp 1,6 Miliar yang berlokasi di perbatasan batas kota Desa Kebalen. Serta pelebaran jembatan Warung Ayu I dan II sebesar Rp 174 juta dan Rp 99 juta.

”Perbaikan yang kami mulai saat ini diperkirakan akan rampung pada bulan November,” kata dia.

Pada proses pelaksanaan yang sudah dimulai itu, Iman sangat mengapresiasi keterlibatan masyarakat yang turun membantu serta mengatur lalu lintas.

”Hari ini kami mulai ada perbaikan, dan saya sangat apresiasi warga begitu antusias dalam membantu proses pembangunan infrastruktur,” ujarnya.

Ia menghimbau agar masyarakat mencari jalan alternatif lain pada saat proses perbaikan berlangsung. “Kondisi jalan pasti akan tertanggu karena akan terjadi kemacetan. Kami menghimbau kepada warga untuk mencari jalan alternaitf lainya,” tutupnya. (R4y/Ucha)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed