oleh

Lalam Martakusumah Akan Laporkan Balik Irvan Karena Pencemaran Nama Baik

Targetnews86.com – Purwakarta,-

Setelah Lalam keluar dari ruang unit 4 untuk di minta klarifikasi atas pelaporan Irvan, Lalam menjelaskan bahwa selama ini saya tidak pernah menghalangi kawan kawan jurnalis karena jurnalis adalah sahabat saya apalagi sampe mengancam, saya telepon Irvan dari media RN karena mendapat informasi adanya dugaan upaya pemerasan.

Perselisihan antara Irvan dan Lalam Martakusumah yang disebabkan dengan adanya laporan Irvan ke Polres Purwakarta kini semakin memanas,soalnya Lalam Martakusumah selaku Ketua Ormas Angkatan Muda Siliwangi Distrik Purwakarta akan melaporkan balik saudara Irvan .

Kejadian saling laporkan ini awalnya terkait berita yang dinaikan oleh salah satu media online setempat yang memberitakan tentang Penjabat sementara Kepala Desa Cibatu.

Terjadinya selisih paham antara irfan dengan Lalam Martakusumah, sehingga irfan memuat pemberitaan yang tidak seharusnya.

Media RN memberitakan Lalam Martakusumah pada tanggal 26 Desember 2019
Judul : Dalam Penggunaan Dana Desa, Desa Cibatu Diduga Dibekingi AMS
Lalu, seteleh tulisan opini itu dibuat maka beberapa media daring lain ikutan latah dengan menulis tentang Lalam Martakusumah.

Padahal dalam faktanya, bukanlah pemberitaan yang membuat Lalam Martakusumah menjadi berang. Tetapi ketika ada informasi saudara Sopyan diduga berusaha memeras seorang Pjs. Kades Cibatu Hasanudin. Dalam rekaman yang diterima oleh Lalam Martakusuma, muncul permintaan uang sebesar Rp. 3.000.000,- ( Tiga juta rupiah ) agar pemberitaan tentang Pjs. tersebut tidak tayang atau dihapus.

” Dalam kode etik wartawan tidak boleh melakukan pemerasan maupun meminta uang dengan alasan apapun. Maka jelas dalam hal ini, terlapor telah salah kaprah dalam melaksanakan tugasnya “.Ujar Lalam.

Lebih lanjut Lalam selaku Ketua Ormas Angkatan Muda Siliwangi ( AMS ) Distrik Purwakarta, menyampaikan

” Saya hanya mengingatkan, bahwa kejadian tersebut salah dan memperingatkan saudara irfan agar tak melakukan hal tidak terpuji itu. Meskipun demikian, transkrip pembicaraan mengenai dugaan pemerasaan itu akan saya lampirkan dalam laporan ini “. Pungkas Lalam Martakusumah.

Sementara itu Ibnu Ghifari. SH dari LBH Satria Siliwangi yang mendampingi Lalam Martakusumah pada saat yang sama menyampaikan.

” Berdasarkan perintah dari DPP untuk mengawal dan mendampingi Pak Lalam.Setelah kita lihat dan kaji bahan yang dijadikan dasar mengenai Ketua Ormas Angkatan Muda Siliwangi Distrik Purwakarta Pak Lalam yang dilaporkan oleh saudara Irfan dari media online Rajawali news bahwa Pak Lalam telah menghalang halangi tugas jurnalis, kita akan Koordinasi dengan pihak Dewan Pers. Karena ternyata yang selama ini telah diberitakan oleh mereka ternyata tidak pernah dilakukan oleh Pak Lalam “, ujar Ibnu.

Lebih lanjut Ibnu menyampaikan penjelasannya ” kita juga akan memperhatikan legalitas perusahaan dan ijin media yang bersangkutan,” kata Ibnu.

Dan perlu disampaikan juga bahwa karena nama baik Ormas Angkatan Muda Siliwangi telah dicemarkan, padahal seperti yang telah kita ketahui kalau Ormas Angkatan Muda Siliwangi ini juga adalah salah satu mitra pemerintah, oleh sebab itu kita juga akan melaporkan balik mereka ”, pungkas Ibnu. ( DM )

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed