oleh

Fasum Pemakaman Perum Taman Senopati Cikampek Diduga Masih Remang-remang

TN86 – CIKAMPEK – KARAWANG

Maraknya pembangunan Perumahan di wilayah Kecamatan Cikampek seperti jamur di waktu musim hujan, menuai kontroversi dikalangan pengamat sosial kontrol, terutama masalah Fasum ( fasilitas umum ) dan Fasos ( fasilitas sosial ) untuk Fasum diduga ada beberapa pengembang yang tidak menyediakan sarana tersebut salah satunya Perumahan Senopati yang berada di wilayah Desa Cikampek Barat, menurut pengamatan tim TN86 di lapangan terlihat masyarakat perumahan tersebut menggunakan pemakaman umum warga desa sekitar yang berada tepat di belakang SMKN 1 Cikampek untuk memakamkan warga perumahan.

Hal ini memicu salah satu Lembaga Swadaya Masyarakat yaitu Garda Patriot Bersatu untuk mengambil langkah mempertanyakan terkait masalah Fasum pemakaman tersebut, tim Investigasi DPP GPB bersama wartawan TN86 mendatangi kantor pemasaran Perum Taman Senopati yang berada di Jalan raya Cikampek Parakan Desa Cikampek Barat.

Ditemui di kantor pemasaran, Selasa 12/5/20, salah satu orang kepercayaan pengembang Yeyet tidak dapat menjelaskan secara rinci dimana lokasi Fasum pemakaman milik pengembang perum tersebut untuk site plant saja tidak bisa menunjukan kepada wartawan, “silahkan bila ingin mengetahui lebih detail anda kirim surat saja kepada atasan saya, maaf saya tidak bisa menjelaskan lebih jauh,” ujarnya kepada tim Investigasi GPB dan wartawan TN86.

Ditemui secara terpisah Sekjen DPP Garda Patriot Bersatu M. Ikhsan Maulana, SE menyayangkan ulah pengembang bilamana benar mereka tidak menyediakan lahan Fasum Pemakaman karena menurutnya itu sudah kewajiban pengembang yang tidak dapat ditolerir, “lahan Fasum adalah sarana yang wajib disediakan oleh pengembang salah satunya pemakaman, memangnya konsumen bila meninggal harus dilarung ke laut atau ke sungai kah?, Bilamana pengembang tidak menyediakan itu sudah dipastikan kami dari LSM GPB akan membawa kasus ini ke ranah hukum sebagai pelanggaran hak azasi manusia, dan kami sudah melayangkan surat permintaan klarifikasi terkait masalah ini kalau ada lahan tersebut tolong tunjukan dengan bukti kepemilikan lahan Fasum yang dimaksud oleh pengembang,” pungkas nya. ( HR )

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed