oleh

Dewan Rekomendasikan Bupati Soal Pemisahan Aset PDAM, Pemkot Bekasi Terancam Digugat

Nyumarno Anggota DPRD Kab. Bekasi Fraksi PDIP

Targetnews86.com, Bekasi,-

Pemisahan terhadap aset Perusahaan Air Minum Daerah (PDAM) Tirta Bhagasasi antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi dan Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi hingga saat ini belum terlaksana. Padahal wacana pemisahan aset tersebut sudah lama bergulir dan bahkan Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) sudah melakukan penghitungan nilai aset.

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bekasi, Nyumarno mengatakan DPRD Kabupaten meminta kepada Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja untuk segera menindaklanjuti proses pemisahan aset PDAM Tirta Bhagasasi tersebut.

 “DPRD Kabupaten Bekasi akan memberikan rekomendasi kepada Bupati Bekasi terkait persoalan pemisahan aset PDAM Tirta Bhagasasi pada saat sidang paripurna P2APBD (Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD) yang insya allah akan dilaksana Senin 15 Juli 2019 mendatang,” ujar Nyumarno kepada awak media melalui sambungan teleponnya, Sabtu (13/7/2019).

Ia menegaskan, DPRD Kabupaten Bekasi merekomendasikan Bupati Bekasi agar segera menindaklanjuti proses pemisahan aset PDAM Tirta Bhagasasi yang saat ini sudah hampir final dan sudah tedapat nilai apraisal dari KJPP. Menurut dia, rekomendasi tersebut wajib dilaksankan 30 hari sejak dibacakan pada saat sidang paripurna P2APBD.

“Apabila dalam waktu 30 hari kerja setelah rekomendasi ini dibacakan dalam sidang paripurna namun pihak Pemkot Bekasi tidak mengindahkan dan atau tidak menindaklanjuti upaya baik yang sudah dilakukan Bupati Bekasi sebagaimana tindak lanjut rekomendasi pada point 2 (dua) diatas, maka DPRD Kabupaten Bekasi merekomendasikan agar Bupati Bekasi segera memerintahkan direksi PDAM Tirta Bhagasasi atau pihak yang mewakili pemerintah daerah untuk segera melakukan proses gugatan hukum terhadap Pemkot Bekasi,” kata Nyumarno membacakan poin rekomendasi tersebut.(R4y.R.A / Ucha)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed