oleh

Bangunan Gedung Rawat Inap Puskesmas Karang Bahagia Kabupaten Bekasi Menjadi Sorotan LSM Laskar NKRI Dan LSM Kampak Mas RI

TARGET NEWS 86 – KAB. BEKASI

Dalam beberpa pekan lalu pasca beredar dan viralnya SMP 3 Karang bahagia terkait bangunan yang terjun langsung dari beberpa Mahasiswa di Bekasi,Kini kembali ditemukan bangunan Gedung Rawat Inap Puskemas Karang Bahagia,Kabupaten Bekasi yang lebih memprihatikan dari SMP 3 Karang Bahagia yang viral pekan lalu.

Tim Investigasi LSM Kampak Mas RI dan Laskar NKRI terjun langsung ke lokasi dan berkeliling memeriksa dan mengamati keadaan bangunan tersebut.

Dalam investigasi di temukan beberapa item yang rusak berat sepeti tiang penyangga yang retak besar sampai kurang lebih 10 cm. Plafon yang bocor,saluran air yang rusak,plafon ruangan dalam yang ambrol,dinding tembok yang retak dari dinding depan,samping dan belakang.

Pengerjaannya tersebut bersumber dari dana APBD Kabupaten Bekasi,Tahun Anggaran 2018,pemenang tender PT.Timbang Cipta Laksana yang bealamat di Ruko Kantor Royal Palace Jl.Prof.Dr.Soefomo SH,No 178A – C.23,Kelurahan Menteng dalam Kecamatan Tebet Jakarta Selatan, Dengan pagu anggaran senilai 2.998.680.000, 00. ( Dua Milyar Sembilan Ratus Sembilan Puluh Delapan Juta Enam Ratus Delapan Puluh Ribu Rupiah).

Ketua Kampak Mas RI Bahyudin mengatakan kepada Global News seharus nya pihak dinas terkait terutama PPK,Pengawas dan Consultan bertanggung jawab dalam perencanaan pembangunan,serta lebih maksimal dalam pengawasan.
Ini sangat merugikan Masyarakat karena Gedung Rawat Inap tersebut sampai saat ini belum bisa di gunakan,dari sejak di bangun.

Di kantor DPD LSM Laskar NKRI Kab.Bekasi ketua LSM Laskar NKRI Kabupaten Bekasi A.Gasim mengamini pernyataan Ketua Kampak Mas RI,bahwa kerusakan Gedung Rawat Inap tersebut sudah jelas tanggung jawab Dinas terkait dan kontraktor, ujarnya.

Lanjut A.Gasim Lembaga LSM Laskar NKRI dan Kampak Mas RI akan segera melaporkan ke pihak Kejaksaan Negeri Bekasi.
Dan pihak Dinas PUPR harus segera memblacklist Perusahaan yang mengerjakannya,yang di duga kuat ada kerugian uang negara dalan pembangunan gedung Rawat inap tersebut, ” Tutupnya.(Ucha)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed